*Positif dan Negatif dari sebatang Rokok*

1:26:00 PM


apa kabar?
Minum Es sirup terus batuk-batuk,
Pulang-pulang naik metromini,
Dari pada Kalian terus-terusan Suntuk,
Mending Baca Tulisan gue yang Ini..

(haha,tetep ngepantun)..

*langsungaje

Beli rokok – Uang Kempos – Tapi Tetap Merokok – Akhirnya asep keluar -- lingkungan tercemar --  merusak kesehatan -- batuk-batuk  -- paru-paru rusak – tinggal menunggu panggilan..
(serem)
Yap inilah kebiasaan yang kebanyakan terjadi di lingkungan sekitar kita, Bahkan orang terdekat seperti ayah dan kakak kita pun termasuk didalamnya.
Jujur, gue termasuk orang yang paling memandang sinis bila ada orang yang ngisep rokok (merokok) didepan gue.Wajarlah, seperti yang kita tahu.. dikatakan kalo perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif,
Secara tidak langsung kita (yang tidak merokok) juga ikutan menghisap asap dari tembakau terbakar itu.
Jadi menurut gue, ini sungguh sangat tidak adil, kenapa? Kita yang notaben nya menjaga kesehatan dan lingkungan sekitar malah ikutan terkena dampak dari pelaku-pelaku yang (maap) tidak bertanggung jawab itu. Dulu,Gue sering banget ngedumel dan protes sama kakak-kakak gue soal ini, (kalo sama ayah sih palingan cuman tutup hidung doang,soalnya nggk berani gue mau protes sama beliau hehe).. yah, palingan gue suka bilang gini sama kakak gue, “Apa sih untungnya merokok? Yang ada tambah penyakit dan uang juga makin menipis, kan sama aja bakar uang. Mending  juga uangnya ditabung,lebih bermanfaat dan bisa traktir makan-makan juga”*ngarep..
Tapi tetep juga nggk dihiraukan,soalnya merokok seperti sudah menjadi kebiasaan dan rutinitas kewajiban gitu bagi mereka. Katanya sih,buat melepas lelah dan menghilangkan stress. (apa bukannya nggk tambah sress nanti,kalo tu paru-paru mulai terbakar? ).
Dan mereka pun nggk perduli sama sekali terhadap kesehatan diri sendiri dan orang lain.

Sebenarnya, gue sih gak terlalu mempermasalahkan mereka mau merokok atau nggk..
Dalam artian gue ngotot ngelarang mereka untuk tidak merokok lagi, (walaupun sebenarnya gue berharap juga orang-orang berhenti merokok buat kesehatan bersama).
Tapi kembali lagi gue berpikir terbuka, bagaimana nasib para pegawai dipabrikan perusahaan tembakau itu. kalo itu pabrikan/perusahaan mereka bangkrut dan ditutup gara-gara kurangnya para perokok aktif? Apalagi Dari yang sering gue baca,ada beribu-ribu pegawai disetiap pabrikannya,ditambah lagi dengan total pegawainya dll.
Dampaknya, akan ada banyak tenaga kerja dinegeri kita yang akan jadi pengangguran, kalo perusahaan rokok, benar-benar ditutup. Belum lagi bagi petani yang menanam tembakau atau beberapa tanaman lain untuk bahan membuat rokok.bagaimana juga dengan nasib mereka? yah,entahlah..
Selain itu juga, penghasilan dari perusahaan tembakau ini banyak sekali menguntungkan Negara lho, dengan besarnya bayaran pajak dari mereka itu. Yah,mungkin ini juga yang membuat pemerintah tidak bisa melarang transaksi perdagangan ini. Liat aja disetiap event2 di acara televisi pasti ada sponsor dari salah satu, dua ,tiga dst perusahaan-perusahaan tembakau terbakar ini..
Nah, maka dari itu gue juga gak bisa melarang orang-orang untuk tidak merokok,lagian disetiap bungkus rokok kan sudah tertulis jelas dibawahnya,apa-apa saja bahaya dan dampak dari sebatang rokok.
Dan kembali lagi..Toh,itu urusan masing-masing orangnya kan.

Tapi,yang menjadi masalahnya adalah mereka seperti cuek dan tidak tahu menahu akan dampak bagi kesehatan orang yang ada disekitar mereka.
Mereka selalu berpikir “suka-suka saya, saya mau ngapain terserah dong.. kalo pun terserang sakit. Saya juga yang kena, nggk ada urusannya sama kalian”
Hmm, kalo ada yang ngomong gini didepan gue, pasti udah gue jawab :
“Hello, *dengan gaya Fitrop* anda tahu nggk sih? (sumpeh lebey). Kalo nyatanya perokok pasif (yang tidak merokok tapi ikut terhirup asap rokok) itu lebih berbahaya dari anda yang sebagai perokok aktif (orang yang merokok)..”

Yah, dari ketidak sadarannya orang-orang itulah, yang membuat gue sangat geram terhadap para perokok aktif.Cobalah berpikir terbuka,dan pikirkan orang lain deh. Lihat-lihat sikon juga, dan situasi yang ada disekitarmu..
Contohnya gini, kalo lagi rame dan ingin merokok.. kenapa tidak menjauhkan diri dulu kek sebentar untuk merokok ketempat yang jauh dari  orang lain.. lagian,sebelumnya kan sudah pernah ada pernyataan tentang keluarnya fatwa “haram” untuk rokok. Dan juga sudah ada himbauan bagi perokok  aktif untuk tidak merokok ditempat umum. Selain itu juga, sudah ada beberapa daerah yang menyediakan tempat khusus dengan tanda “smoking area”artinya lo boleh merokok sesuka hati lo. Tapi,kalo ada tanda “don’t smoking area” atau area yang dilarang untuk merokok.. janganlah juga cuek untuk tetap merokok,patuhilah peratuan yang ada, dan jangan egois, pikirkan juga lingkungan dan orang-orang sekitar. (biasanya nih,paling banyak ditempat umum kaya angkot, bus, bank dsb).Oia, bagi yang masih anak-anak gue sarankan tolong setolong tolong nya, jangan pernah coba-coba untuk memakai rokok. merokok itu berbahaya lho dek, kesehatan kalian akan terganggu nantinya, dan masih banyak dampak-dampak negatif  yang lain untuk diri kalian sendiri. lagian, kata siapa merokok itu keren? Nggk sama sekali, ingat itu! 

Yah, untungnya sih ayah dan kakak-kakak gue sudah mulai berkurang merokoknya..dan mereka juga pada sadar diri untuk agak menjaga jarak kalo lagi merokok..
Tapi bagaimana kalo gue ditempat umum dan ada orang yang sedang merokok didepan gue?
Dengan senang hati gue bakalan mengeluarkan kemampuan berakting gue haha #plak
Dengan terus menutup hidung,mengibas-ngibas asap yang bertebaran didepan gue dan over over menyaringkan suara batuk-batuk gue ,supaya mereka sadar diri dan mematikan rokoknya. Untungnya acting gue ini ampuh,haha patut dicoba :p

Dan gue juga salut banget sama kakak cowo gue yang satunya, walaupun dia adalah seorang lelaki yang mayoritasnya adalah seorang perokok aktif.. tapi beliau sama sekali nggk terpengaruh ataupun mau menggunakan rokok tuh .Dan Itu yang namanya Lelaki keren tapi sehat.
Lagian,dari kecil gue memang nggk suka sama yang namanya asep rokok. Makanya,gue selalu berusaha untuk mencari pasangan yang non-perokok ,walaupun pada kenyataannya untuk sekarang memang sangat susah ya.Yah,gak masalah sih ..asalkan dia nggk merokok didepan gue aja, kalo sampai tetap merokok didepan gue siap-siap aja gue lempar sapu *eh nggk deng, gue nggk separah itu kok hehe
Palingan juga gue tinggalin di teras luar depan rumah haha

Untuk menutup bacotan gue,
Sebagai pesan: intinya sih itu semua kesadaran diri dari kalian juga, bagaimana dan apa cara kalian untuk  tidak merugikan dan memberikan dampak negative bagi lingkungan dan orang lain, tapi hobby atau kegiatan/ suatu hal yang kamu pilih tetap terlaksana”

Oke bye bye all.. semoga postingan gue bermanfaat buat kalian ya, thanks for reading guys and girls.
muach!







*mohon maap, kalo ada kesalahan dalam penulisan dan makna*
Terima kasih
 

You Might Also Like

10 komentar

  1. Kalo saya sih emang dari sononya gak suka ngerokok :D
    Cium baunya aja sesak :))

    ReplyDelete
  2. gue gak suka sama cowo perokok. untung cowo yang gue demen gak ngerokok #eaaaa

    ReplyDelete
  3. @zippy : keren! #sejiwa hehe :D

    @irvina: #sehati kita pin :3, cieh, curcol nih :p..



    anw,thank ya udah comment :)

    ReplyDelete
  4. ngerokok itu pilihan..
    rokok tidak akan memperpendek ataupun memperpanjang umur seseorang, kan ajal sudah di tetapkan oleh Sang Khalik.. :D

    ReplyDelete
  5. Wah, kalo gue bukan penganut tembakau.. :D

    ReplyDelete
  6. gue perokok, tp sebisa mungkin gue ngehargain org yg gk ngerokok dengan cara gk merokok di dekat meraka yang tidak merokok.

    bantu saya meninggal kan rokok !

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah bukan perokok.. :D
    emang bener, beli rokok = beli penyakit. :)

    ReplyDelete
  8. @tingkat akhir: wah kalo semua berpikir gitu.. buat apa dong kita jaga kesehatan selama ini?
    tapi,memang benar kembali lagi itu pilihan masing-masing orangnya sendiri,mau sehat atau tidak. :)

    @feby: bagus! :D

    @om yono: hmm,kalo mau menghilangkan kebiasaan merokok mungkin agak sedikit susah kali ya,
    tapi coba deh,om kurangin 1 hari cuman 1 batang atau 1/2, atau 1/4 :P..atau juga kebiasaan ngisep tembakau diganti aja dengan makan permen, dan beberapa cemilan lainnya..
    sapa tahu, dari kebiasaan ini akhirnya bisa berenti merokok deh. Good luck om :)

    @alvi: yaps bener :)

    ReplyDelete
  9. sedikit curcol. bapak saya perokok berat. n gara2 dia. pas saya umur 6 tahun, saya harus dirawat di PMI karena asap rokok dia ngotorin paru2 saya. sya juga g suka sama orang yg ngerokok di angkutan umum. rasanya pengen nabok pake ujung linggis =,=

    ReplyDelete
  10. @bang wana: ya ampun, itu mah udah parah banget bang.semoga semua para perokok pada sadar lingkungan dan sekitar deh.
    iya bener,bikin esmosi --"



    (anw,thanks semua udah mau comment :) )

    ReplyDelete

Komentarlah dengan bijak :)