*Harry Potter will always in my Heart*

5:50:00 PM


*tengah ,rambut pendek kembaran gue haha

*samekum
Jalan-jalan ke puncak gunung,
Jangan lupa bawa buah kuwini,
Daripada Lo terus-terusan bingung,
Mendingan baca postingan gue yang  ini.

Hallo ceman-ceman semuanya, apa kabarnya nih? Nggk kerasa ya, “Ramadhan datang, alam pun riang, menyambut bulan yang berkah. Umat berdendang, kumandang adzan, pertanda hati yang senang.. ooohh hati yang gembira, ooohh penuh suka cita” (cieh gue nyanyi). Sebenarnya sih, gue pengen ngebahas bulan ramadhan, tapi sayang seribu sayang gue belum sempat bikin artikelnya, tapi insyaallah nanti nyusul deh ya.
Kali ini gue pengen ngebahas tentang Harpot atau Harry Potter. Huray, Gue sudah nonton kemaren guys film Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 nya, iih sumpah seneng banget akhirnya gue sama teman-teman bisa nonton film ini juga. Tapi sedikit sedih sih, soalnya gak ada lagi deh film yang ditunggu-tunggu dari jaman gue dulu sampai gue sebesar ini nih. 

Sebenarnya film pertama kali yang gue tonton itu sekuel Harry Potter yang ke-tiga. Awalnya dulu, waktu di sekolah ada teman gue yang heboh banget nyeritain film Harpot ini. Tapi, sebelumnya gue memang pernah liat Harry Potter waktu pertama kali muncul juga (alias Daniel Radcliff-nya), dia imut banget, gue suka! Tapi gue belum pernah nonton filmnya, dan yang pertama kali gue liat ya waktu dia sudah mulai besar. Jujur aja sih gue dulu belum dibolehin sama yang namanya nonton film barat, lagian gue juga gak berani. Dipikiran gue waktu itu, film luar itu rata-rata adalah film dewasa, lagian jaman dulu mah gue senangnya cuman nonton kartu doang (sampai sekarang juga sih hehe). Tapi setelah dengar cerita dari teman gue akhirnya gue tertarik buat nonton juga. Setelah gue tonton itu film, ternyata ucapan teman gue bener banget! Ceritanya seru, rame dan keren. Dan Ini adalah pengalaman baru gue bisa nonton film luar khusus anak-anak yang berbau sihir. Setelah nonton film ini, gue langsung nge-fans sama film Harry Potter. Kalau dihitung-hitung sih, gue jadi penggemar Harry Potter itu sudah enam s/d tujuh tahun lamanya (terhitung dari pertama kali nonton sampai sekarang). Memang sih, gue masih kalah sama teman-teman HPF gue yang lain, ada yang sudah nge-fans selama 10 tahun. Tapi gue sih biasa aja, mau kalian sukanya selama sepuluh, tujuh atau pun satu tahun pun gak jadi masalah, yang penting kita sama-sama HPF dan menyukai Kisah Harry Potter bukan? 

Kagak berselang lama setelah nonton Harry Potter di tahun ke-tiga, gue sudah bisa nonton Harry Potter ke-dua. Hmm, agak lucu sih sebenarnya di mana-manakan harusnya nonton itu dari pertama lanjut ke-dua dan seterusnya. Eh, gue kebalik Hehehe.. Tapi nggak apa lah, sekarangkan gue sudah nonton secara berurutan. karena itu juga, awalnya gue masih belum ngerti alur ceritanya sih kenapa si Harry sampe dikejar sama Voldemort. Secara nontonnya dari tahun yang ketiga. Tapi, setelah nonton Harpot tahun pertama, kedua dan ketiga berulang-ulang kali, baru deh gue mulai ngerti. Dan film terbanyak yang gue tonton itu yang tahun ketiga, mungkin ada lebih dari sepuluh kali gitu deh gue nonton itu film, setelahnya gue baru mulai ngerti alur ceritanya dan nonton sekuel Harpot di tahun keempat dan seterusnya.

Alur kisah dan kesan gue :
1.Harry Potter and Philosopher's Stone / Harry Potter and the Sorcerer's Stone.(Harry Potter dan Batu Bertuah).
imut ya Harry nyo

Di kisah Harpot pada tahun pertama ini, gue memang sudah mulai nge-fans banget sama Harry. Sumpah ya, dia imut banget, lucu deh pokoknya. Kisahnya dimulai dari seorang penyihir yang mengantarkan seorang anak bayi ke sebuah rumah keluarga yang bernama Dursley. Beberapa tahun kemudian, diulang tahun Harry yang ke-sebelas, Harry mendapatkan sebuah Surat dari sekolah Hogwarts. Tapi, selalu saja digagalkan oleh keluarga Dursley (mereka selalu jahat kepada Harry). Padahal sebenarnya mereka adalah keluarga dari pihak ibunya Harry, jadi mereka itu seorang muggle alias bukan keturunan seorang penyihir. Selain itu, mereka juga selalu berusaha menutupi identitas Harry sebenarnya yang adalah keturunan dari seorang penyihir. Sampai akhirnya datanglah seorang penyihir keturunan raksasa yaitu Prof.Hagrid untuk menjemput Harry agar dapat bersekolah di sekolah Hogwarts. Setelah itu, dimulailah Kisah harry Potter dalam dunia sihir. Di Hogwarts, Harry sudah berteman dengan Ron dan mereka juga satu kamar. Tapi sayangnya, diawal sekolahnya Harry malah mulai dimusuhi oleh Draco Malfoy. Sedangkan dengan Hermione, Harry mulai berteman setelah mereka bertiga mengalami beberapa kejadian bersama dan berusaha menyelidiki sesuatu hal yang aneh yang sedang terjadi di sekolah Hogwarts. Hmm, gue seneng banget dengan sekolah Hogwarts, gue jadi ngebayangin seandainya ada sekolah yang semenarik ini, pasti masa-masa sekolah gue bakalan seru banget hehe.. Dan di film inilah pertama kalinya gue suka sama Oliver Wood, yup diulang sekali lagi yah Oliver Wood! Awalnya Harry diajak oleh Prof. Minerva McGonagall untuk menemui kapten Quidditch dan menyarankan dirinya  menjadi seorang seeker dalam tim quidditch di asrama Gryffindor. Nah, disitulah terlihat wajah tampan nan rupawan dari seorang Oliver Wood haha *lebeh.. Oliver adalah seorang Kapten Quidditch dari asrama Gryffindor. Dan mereka pun terlihat beberapa kali latihan untuk pertandingan quidditch nanti (Hmm mereka benar-benar terlihat sungguh keren!) Film yang pertama ini ceritanya seru karena masih anak-anak jadi tidak terlalu berat. Walaupun diakhir kisah agak sedikit menegangkan karena Harry bertemu dengan Lord Voldemort. Tapi dengan ending yang menarik, film ini jadi film yang keren bangetlah. Karena yang namanya anak-anak pasti selalu ingin ending yang bahagiakan? alias pahlawan harus jadi pemenang, Yah samalah kaya pilem-pilem super hero dan sejenisnya gitu. Oiya, ngemeng-ngemeng soal cermin Tarsah, menurut gue bagian inilah yang paling menyedihkan, karena untuk pertama kalinya Harry melihat sosok ayah ibunya. Untuk seorang anak yatim piatu dari bayi seperti Harry, ini benar-benar mengharukan deh. Bagi Harry, jelas cermin ini benar-benar berharga banget. Hanya melalui cermin ini dia dapat melihat wajah kedua orang tuanya. Dan kisah Harry Potter di tahun pertama ini diakhir dengan kemenangan asrama Gryffindor yang memiliki poin terbanyak dan itu artinya, Gryffindor menang atas Slytherin.

2.  Harry Potter and the Chamber of Secrets (Harry potter dan Kamar Rahasia)
lucu-lucu

Ini adalah buku sekuel Harry Potter yang pertama kali gue baca. Dikisah Harry potter di tahun ke-duanya ini menceritakan tentang terbukanya sebuah kamar rahasia yang dibangun oleh Slytherin pada jaman dahulu yang di dalamnya berisi sebuah monster dan kisah dimana Harry menemukan buku Diary Tom Riddle. Belakangan baru diketahui bahwa monster di kamar tersebut adalah Basilik (ular raksasa yang dapat membunuh hanya dengan pandangan matanya). Basilik ini menyerang beberapa muggle di sekolah Hogwarts, termasuk Hermione. Tetapi mereka tidak mati karena mereka semua tidak melihat secara langsung melainkan hanya melihat bayangannya saja, yang menyebabkan mereka pun berubah kaku (membatu) pada saat itu juga. Dan disini juga Harry tahu bahwa Lord Voldemort adalah seorang murid Hogwarts yang bernama Tom Marvolo Riddle. Nama Voldemort sendiri berasal dari anagram nama “Tom Marvolo Riddle” yaitu “ I Am Lord Voldemort”. Kisah Harry di tahun ke-dua ini sudah mulai menegangkan, gue aja sampe teriak-teriak waktu Harry melawan Basilik di Kamar rahasia, dan di sana juga ada Ginny Weasley. Walaupun di awal kisahnya lucu banget waktu Ron menggunakan tongkatnya yang patah. Tetapi, endingnya bener-bener menegangkan deh, apalagi di sini pertama kalinya Harry menghancurkan horcrox milik Voldemort. Dan di kisah ini juga gue suka banget sama burung phoenix miliknya Prof. Albus Dumbledore, hebat banget deh (air matanaya bisa menyembuhkan luka). Film ke-dua ini, gue juga sudah berulang-ulang kali nontonnya, apalagi ada Oliver Wood di sini hehe.. Di akhir kisah tetep berakhir bahagia.

3.Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (Harry potter dan Tawanan Azkaban)
mulai remaja

Di Tahun ketiga Harry Potter inilah pertama kalinya gue nge-fans berat dengan kisah ini. Di sini kisahnya sudah mulai menegangkan dan gelap karena mereka juga sudah mulai beranjak remaja. Jadi plot-nya juga mulai berubah. Gue suka banget yang sekuel ke-tiganya ini, di mana semua terlihat jelas dan keren. Gue paling suka waktu Hermione menggunakan jam pemutar waktunya, keren banget! Dan di sini juga untuk pertama kalinya Harry mulai belajar menggunakan mantra “Expecto Patronum” atau mantra untuk melawan Dementor. Diceritakan bahwa tahanan dari Azkaban yang bernama Sirius Black telah melarikan diri. Banyak yang mengatakan bahwa Sirius adalah penjahat yang paling berbahaya. Sebenarnya dia adalah salah satu sahabat dari ayah Harry dan dia juga adalah wali dari harry Potter. Tapi, banyak rumor yang mengatakan bahwa dia telah mengkhianati keluarga Harry beserta teman-temannya dan menjadi pengikut Lord Voldemort. Nah di kisah inilah terbongkarnya fakta bahwa pengkhianat tersebut bukanlah Sirius, melainkan salah satu teman ayah Harry yang bernama Peter Pettigrew yang selama ini mereka kira telah meninggal (padahal Peter masih hidup dan ber-transformasi menjadi tikus yang dipelihara oleh Ron yaitu Scabbers). Setelah nonton film ini, gue jadi suka banget mengucapkan mantra “Expecto Patronum” dan membayangkan hal-hal yang paling bahagia di hidup gue hehe..

4. Harry Potter and the Goblet of Fire ( Harry potter dan Piala Api)

Nah, di kisihan ini terlihat sekali Harry sudah remaja, karena di sini sudah mulai yang namanya cinteh cinte-an. Kalau disuruh pilih film Harry Potter mana yang paling gue suka salah satunya adalah ini. Di tahun ke-empat Harry ini, mengisahkan tentang pertandingan antar sekolah yaitu Turnamen Triwizard dan yang menjadi tuan rumahnya adalah sekolah Hogwarts. Jadi ceritanya diawali dengan Harry, keluarga Weasley dan keluarga Diggory pergi ke tempat di mana pertandingan Quidditch berlangsung. Padahal ya, di sini tuh ada Oliver Wood nya lho, dia ketemu harry gitu tapi sayang di filmnya kaga ada huh! Setelah itu tiba-tiba aja perkemahan para penyihir yang sedang menonton pertandingan quidditch porak poranda dan di situ juga Harry melihat ada seseorang yang mengeluarkan sebuah mantra, yaitu mantra “Morsmordre” (munculnya tanda kegelepan di udara). Setelah kejadian itu, berpindah cerita ke sekolah Harry yaitu hogwarts yang sedang ada penyambutan untuk sekolah-sekolah yang akan bertanding dalam Turnamen Triwizard nanti yaitu Beauxbatons dan Durmstrang. Setelah terpilihnya tiga perwakilan ( Cedric, Fleur dan Viktor) ternyata piala api mengelurkan satu nama lagi yaitu Harry Potter. Padahal Harry tuh belum cukup umur untuk mengikuti turnamen ini, di sinilah teka-teki dimulai. Sekolah mengadakan pesta dansa, sebelumya Harry berniat untuk mengajak Cho Chang ke pesta dansa bersamanya, tapi ternyata Cho telah diajak terlebih dahulu oleh Cedric Diggory. Ron berniat mengajak Fleur, tapi dia ditolak dan akhirnya Harry dan Ron pun pergi bersama si kembar asal india yaitu Parvati dan Padma Patil. Di sini tuh gue gregetan banget sama Harry, jelas-jelas ya ada Hermione yang cantik malahan kaga diajak. Tanpa sepengetahuan Harry dan Ron, ternyata Hermione telah diajak terlebih dahulu oleh Viktor Krum (perwakilan Durmstrang dalam turnamen). Nah, di sini mulai terlihatlah kalau Ron dan Hermione tuh sebenarnya ada rasa, rasa apakah itu? jangan tanya gue, tanyakan kemereka (lho?) Padahal waktu pertama gue nonton Harpot di tahun ke-tiga, gue mikirnya Harry bakalan sama Hermione lho, Eh ternyata tidak! Di akhir kisah barulah terungkap bahwa Barty Crouch Jr. (Death Eater/ pengikut Voldemort) telah menyekap Prof. Moody dan menyamar sebagai Prof. Moody (pendamping Harry dalam turnamen) serta ia juga yang mengubah Piala Triwizard menjadi sebuah Portkey untuk membawa Harry kepada Voldemort. Disinilah ritual untuk membangkitkan Voldemort kembali dimulai dan bagian tersedihnya adalah Cedric Diggory nya meninggal setelah terkena salah satu mantra tak termaafkan huaa,..sedih banget lah ya cowo cakep harus meninggal begitu aja (apa maksudnya de?) Makanya setelah ini dia jadi vampire gitu di pilem Twilight  (yang meranin Cedric itu sama yaitu Robert Pattinson). Dan di sinilah dimulai pertama kalinya duel antara Harry Potter dan Voldemort. Untungnya sih Harry selamat dan kembali ke sekolah dengan membawa jenazah dari Cedric hiks hikssss T..T dan setelah ini dimulainyalah satu persatu pada meninggal.

5. Harry Potter and the Order of Phoniex (Harry Potter dan Orde Phoniex)
Laskar Dumbledore

Di tahun ke-lima Harry Ini untuk pertama kalinya gue nonton filmnya langsung di bioskop. Waktu itu gue pergi bareng kakak gue, tapi sayang banget kita datangnya telat. Harry Potter-nya sudah dimulai beberapa menit yang lalu, tapi karena gue pengen banget gue gak perduli dan gue pun tetap nonton aja bareng kakak gue. Waktu gue masuk studio, Harry-nya sudah ada di Kementrian, gue agak bingung juga sih awalnya kenapa Harry dapat hukuman. Ternyata setelah gue tonton ulang baru deh gue paham, awalnya dimulai dari rumah keluarga Dursley, di situ tiba-tiba aja ada yang mengirimkan dementor ke lingkungan wilayah muggle. Otomatis Harry menolong sepupunya itu dengan menggunakan mantra Patronus, karena ada larang bagi penyihir menggunakan mantra-nya di lingkungan muggle akhirnya Harry pun dipanggil ke kementrian. Di sana Harry menceritakan semuanya tapi kementrian tetap tidak mau mempercayainya. Setelah ada saksi dan beberapa memilih untuk tidak menghukum Harry, akhirnya Harry pun dibebaskan. Di sini, Harry semakin terpuruk karena tidak ada yang percaya dengannya yang menyatakan bahwa Voldemort telah kembali. Di sinilah dimulai rencana pembentukan Laskar Dumbledore (pelatihan untuk berperang atau seperti pertahanan terhadap ilmu hitam). Di sinilah Harry mulai dekat dengan Cho Chang (gak tahu nih, banyak banget teman-teman HPF yang kagak suka dengan Cho Chang. Mungkin gara-gara Cho itu mantan Cedric dan sekarang dekat sama Harry kali ya? Ah, aneh-aneh wae ) lanjut, waktu Harry mulai berbicara dengan Cho, dikejauhan Ginny melihat mereka berdua (mulai deh cintenya ribet). Setelah itu Harry, Ron, Hermione, Ginny, Neville dan Luna pergi ke kementrian sihir. Oiya, gue belum mengenalkan Luna ya, namanya Luna Lovegood. Di sekolah Hogwarts dia sering disebut dengan Looney, tapi Luna ini adalah salah satu orang yang percaya banget dengan Harry. Dan Harry pun senang berteman dengan Luna karena dia baik, Luna juga yang menjelaskan ke-Harry kenapa hanya mereka yang bisa melihat Thestral. Back ke kisah di kementrian, di sinilah pertempuran dimulai, mereka ber-enam melawan Death Eather. Setelah hampir kalah, merekapun ditolong oleh Orde Phoniex (organisasi yang dibentuk oleh Dumbledore, salah satunya di sana ada Sirius Black atau wali Harry Potter). Ternyata di sini kisah sedih dimulai lagi, seperti yang gue bilang sebelumnya satu persatu ada yang menjadi korban dan sekarang giliran Sirius Black yang dibunuh oleh Bellatrix Lestrange. Di sini tuh sedihnya, Harry benar-benar berasa terpukul banget sampai-sampai ingin membalas dengan membunuh Bellatrix, tapi nggak jadi (duh, kenapa kagak dibunuh aja). Gue juga kagak tega liatnya, soalnya Sirius adalah satu-satunya keluarga Harry eh malahan meninggal. Setelah itu, Voldemort mulai menyerang Harry tapi pada akhirnya Harry ditolong oleh Prof. Dumbledore dan mereka pun berduel. Sampai akhirnya para menteri dan yang lain satu persatu datang dan Voldemort pun menghilang. Setelah itu mereka pun percaya, bahwa Voldemort telah kembali.

6. Harry Potter and the Half Blood Prince (Harry Potter dan Pangeran berdarah Campuran).

Yang ke-enam ini, gue juga nonton di bioskop. Tapi yang nyebelinnya apa? Gue kebagian tiket bioskop paling depan, aishh sumpah rese banget. Tapi mau gimana lagi, gue pengen nonton. Walaupun gue berasa budek dan mata rada-rada sakit gara-gara nonton paling depan. Mana yang ke-enam ini gelap banget lagi, gue serem sumpah! dan sialnya gue bukan itu aja. Tiba-tiba aja gue ditelpon kakak gue, katanya ada kebakaran dekat rumah. Yaudah, otomatis gue langsung kaget dan keluar dari bioskop. Gue langsung turun lewat escalator dan pengen balik pulang aja. Begonya, gue lupa kasih tau temen gue. Eh, udah di bawah gue dapat telpon lagi dari kakak gue, katanya bukan kebakaran, cuman tiang listrik ada yang roboh di luar jalan sana dan sekarang sudah kaga apa-apa. Astaghfirullah yah, gue langsung lemes tau nggak. Awalnya gue gugup banget, kalau-kalau gue sampe nggk bisa bantuin orang rumah kalau ada apa-apa. Tapi apa, nyatanya kagak kenapa-kenapa. Akhirnya gue pun balik nonton lagi, gue ngibrit lari masuk ke bioskop, gila gak tuh? demi Harpot doang nih. Akhirnya gue gak menikmati banget film-nya. Mana sebelumnya gue sudah baca novelnya terlebih dahulu setebal itu, gue malahan dikecewain setelah nonton pilemnya. Banyak banget perbedaannya, mungkin kalau disuruh pilih mana film di Harpot yang paling mengecewakan ya ini deh. Awal kisahnya dimulai dengan rubuhnya jembatan Brockdale yang patah menjadi dua dan menyebabkan banyak muggle (manusia non penyihir) yang meninggal. Dementor pun menyebabkan suhu menjadi dingin dan gelap di seluruh inggris, mereka mengira ini adalah badai. Sedangkan Harry dan Prof. Dumbledore pergi ke rumahnya Horace Slughorn (mantan guru di sekolah Hogwarts) . Dumbledore mengajak Harry untk membantunya membujuk Slughorn agar mau mengajar lagi di sekolah Hogwarts. Di Hogwarts, Harry dan Ron masuk ke kelas Prof. Slughorn, tetapi mereka tidak memiliki buku ramuan dan akhirnya, mereka rebutan untuk menggunakan buku dari sekolah yang ada di kelas waktu itu. Ron pun dapat buku yang baru dan Harry mendapatkan buku yang bertuliskan “Prince half-Blood”(pangeran berdarah campuran). Di buku itu sudah dijelaskan bagaimana cara membuat ramuan dengan benar, akhirnya Harry menjadi murid terpintar di kelas. Kalau di tahun ke-empat dan ke-lima ada kisah tentang percintaan Harry, sekarang giliran kisah cinta antara Hermione dan Ron. Di sini terlihat bahwa Hermione cemburu setelah melihat Ron memiliki kekasih, kalau di-ke-empat kan Ron yang cemburu, rebet ah mereka nih. Tapi, romantis banget waktu Ron mengigau(?) dengan memanggil nama Hermione. Cieeehhh, selain itu ada kisah Harry dan Ginny juga, mereka pergi keruang kebutuhan untuk meletakkan buku “Prince Half-Blood”  yang digunakan Harry agar tidak digunakan lagi, karena sebelumnya tanpa sengaja setelah berduel dengan Draco, Harry menggunakan mantra Sectrumsempra terhadap Draco. Dan itu adalah mantra yang sangat berbahaya, karena dapat membuat tubuh lawannya tersayat dan terluka yang sangat parah. Di sinilah pertama kalinya Harry dan Ginny *oppps hehe.. dan akhirnya diketahui bahwa tujuan Prof. Dumbledore mengajak Prof. Slughorn ke Hogwarts adalah ingin mencari memori Prof. Slughorn tentang Tom Riddle yang berencana menggunakan Horcrux. Dan terbongkarlah, bahwa Voldemort menggunakan Horcrux lebih dari satu, Prof.Dumbledore sebelumnya telah menghancurkan Horcrux Voldemort  yaitu cincin Marvolo Gaunt/Batu Kebangkitan dan sekarang dia mengajak Harry untuk mencari Horcrux lainnya yaitu liontin Salazar Slytherin. Mereka pun berangkat ke gua pinggir laut, di sini sedih, kakek Dumbledore benar-benar berjuang banget :”( , nggak tega liatnya. Setelah berhasil, mereka balik ke menara di Sekolah Hogwarts karena sebelumnya Draco dapat perintah dari Voldemort untuk membunuh Prof. Dumbledore dan Severus Snape juga telah disumpah mati untuk membantu Draco. Di sana lah kesedihan dimulai, sebelum Prof.Dumbledore terbunuh, Draco sudah terlebih dahulu melucuti tongkat Prof. Dumbledore dan karena dia tidak bisa serta ketakutan, apalagi orang yang harus dibunuhnya adalah kepala sekolahnya sendiri, maka Prof. Snape lah yang membunuhnya. Harry melihat itu semua dan mengejar Snape. Di situ baru diketahui, bahwa Snape lah “Prince Half-Blood” selama ini. Setelah itu, Hogwarts pun mulai berduka atas kematian Prof. Dumbledore (kakeeeeek, T..T). Diakhir kisah ternyata kalung yang didapatkan Harry dan Prof. Dumbledore adalah Palsu.

7. Harry Potter and the Deathly Hallows part 1 (Harry Potter dan Relikui Kematian bagian pertama)

Waktu nonton ini di bioskop, gue sama temen gue terlambat lagi dan kita kehabisan tiket. Akhirnya kita memilih tiket yang agak malam gitu dan kita pun memutuskan makan-makan dulu di McD sambil keliling-keliling mol dulu. Setelah Jam tayang hampir dimulai, kita masuk ke bioskop. Kali ini, gue benar-benar ecxited banget nonton Harpotnya, karena gue bisa nonton dihari pertama. Tapi agak sedikit terganggu juga sih, soalnya orang rumah pada nelponin mulu padahal baru jam. 9pm. Eh, malah disuruh pulang gitu, jah baru aje masuk buat nonton. Akhirnya gue bilang aje sudah terlanjur masuk gak bisa keluar hehe.. Gue tau sih mama khawatir banget, tapi mau gimana lagi sudah terlanjur beli tiket. Di tahun ke-tujuh ini, kisahnya sudah sangat sangat menegangkan dan acting dari para pemainnya juga keren-keren banget. Lucu banget waktu Daniel (Harry Potter) meranin beberapa karakter, kan ceritanye teman-teman Harry dan beberapa anggota Orde Phoniex nyamar jadi Harry dengan meminum ramuan Polyjus untuk melindungin Harry yang asli. Ada adegan yang lucu juga, waktu Harry (alias Fleur) memeluk suaminya Bill. Asli ini najong banget, Daniel melambai gitu haha.. Ternyata rencana mereka untuk menjemput Harry ini telah dketahui oleh Voldemort, dan mereka pun bertempur. Sesuai kata gue, selalu saja ada yang menjadi korban dan sekarang giliran Alastor Moody dan Hedwig (huuuh, burung hantu putih nan lucu milik Harry dari tahun pertamanya meninggal T..T hiks hiks). Setelah itu mereka menuju rumah keluarga Weasley, keseokan harinya mereka sedang merencanakan pernikahan Bill dan Fleur. Dan sebelum pesta dimulai, Harry, Ron, dan Hermione kedatangan tamu. Dia membawakan surat wasiat dari Prof. Dumbledore, Deluminator untuk Ron (alat seperti korek api yang dapat memadamkan cahaya), buku mengenai kisah anak-anak untuk Hermione dan untuk Harry yaitu pedang Godric Gryffindor plus snitch pertama yang ditangkap Harry. Namun demikian, pedang tersebut ditahan karena menurut kementerian pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Disaat pesta berlangsung, tiba-tiba aja ada yang mengirim kabar kemereka, bahwa Departemen misteri (atau di kementrian sihir) telah dikuasi oleh pelahap maut (Death Eaters). Harry, Ron, dan Hermione berusaha bersembunyi dan mencari Horcrux. Akhirnya, setelah menemukan Kalung Slytherin yang asli, Ron pun menghancurkan Horcrux ini dengan menggnakan Pedang Godric Gryffindor yang Harry temukan setelah dapat kiriman Patronus dari seseorang. Setelah itu, mereka mencari tahu tentang kisah Relikui kematian, cerita jaman dahulu kala di mana ada 3 penyihir bersaudara yang mengalahkan kematian. Yang masing-masing mendapatkan benda sihir sebagai hadiahnya yaitu saudara pertama meminta tongkat sihir yang tak terkalahkan / Elder Wand (yang sekarang dimiliki oleh Albus Dumbledore), saudara ke-dua meminta batu kebangkitan (karena dia ingin membangkitkan lagi istrinya yang sudah meninggal) dan saudara yang terakhir adalah orang yang memiliki sifat paling baik, dia meminta jubah gaib atau jubah tak terlihat agar dia tidak dapat bertemu lagi dengan monster kematian. Dan di sinilah Harry tahu, bahwa dia adalah keturunan dari saudara ke-tiga ini, karena dia yang memiliki jubah itu sekarang. Mereka pun berencana untuk mengumpulkan ketiga benda itu agar dapat mengalahkan Voldemort. Setelah mereka melarikan diri ke hutan, tanpa sengaja Harry menyebut nama Voldemort yang sudah tabu, karena akan menyebabkan persembunyian mereka diketahui keberadaan letaknya. Di sini Harry dan teman-teman pun diantar ke rumah keluarga Malfoy, sebelum mereka memanggil Voldemort. Harry, Ron, Hermione, Luna dan beberapa tahanan lainnya melarikan diri dengan ber-apparate yang dibantu oleh Dobby. Tapi sekali lagi endingnya ditutup dengan kesedihan, disaaat mereka ber-aparatte, Bellatrix sempat melemparkan pisaunya ke arah mereka. Dan pedang itupun mengenai Dobby, di saat itu juga Dobby meninggal. Harry benar-benar sedih, karena Dobby sudah banyak membantu dia. (Hikss, sedih banget. Tapi gue mah kagak pernah bisa nangis di depan orang, jadinya masih bisa nahan. Dan setelah gue noleh, teman gue di sebelah malah sudah bercucuran air mata. Bye bye Dobby) Pulang –pulang gue dimarahin sama orang rumah karena pulang lewat jam.sepuluh malam, Akhirnya nggk dibolehin lagi pergi kalau nggk pulang sebelum jam delapan atau sembilan!



7.Harry Potter and the Deathly Hallows part 2.

Aha, nah ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu. Kemaren gue nonton bareng sama teman-teman gue, hampir aja gue telat. Kita dapat tiket sebelumnya setelah gue tahu dari twitter bahwa tiket sudah dijual. Gue langsung nge-hubungin teman-teman gue dan salah satu teman gue pun sorenya langsung ke bioskop buat beli tiket duluan. Alhamdulillah yah, kita dapat dihari pertama. Setelah penantian panjang, akhirnya bisa nonton juga. Gue sih nggk mau nyeritain kisahnya terlalu detail, intinya sih mereka bertiga berusaha untuk mencari Hocrux-nya Voldemort, karena dengan begitu kalau Voldemort sudah mati dia tidak bisa bangkit lagi. Tetapi rencana mereka diketahui oleh Voldemort karena pikiran Harry dan Voldemort itu terhubung satu sama lain. Harry juga mengetahui bahwa ada sebuah hocrux lagi di Sekolah mereka. Mereka pun memutuskan pergi ke sekolah, Voldemort pun akhirnya memutuskan untuk menyerang sekolah Hogwarts. Di sana guru-guru, anggota Order Phoniex dan beberapa murid lainnya melindungi Harry dan bersiap untuk bertempur. Ron dan Hermione pergi untuk mencari taring balistik dan akhirnya Hermione menghancurkan Piala Hufflepuff (sebuah Hocrux yang mereka curi dari lemari besi Bellatrix di Bank Gingrott’s) dengan taring itu. Sedang kan Harry berusaha mencari Mahkota Ravenclaw yang diketahuinya adalah salah satu dari Hocrux. Setelah menemukannya, mereka malah diserang oleh Draco dan kedua temannya. Agak aneh sih, bukannya temannya Draco itu Goyle yang gedut itu kan? Tapi yang gue tonton tadi malam kok orangnya kurus dan kulit hitam ya? Di situ Crabbe mengeluarkan mantra Fiend Fyre, tapi dia kagak bisa mengendalikannya dan malah membakar seluruh kamar. Dia berusaha kabur, tapi malah terjatuh dan terbakar. Harry dan yang lain berhasil keluar, Harry berusaha menghancurkan mahkota itu tapi tidak bisa, akhirnya mahkota itu ditendang oleh Ron ke dalam kamar kebutuhan yang habis terbakar dan mahkota itu pun hancur. Setelah itu, Harry mendapati Snape yang dibunuh oleh Voldemort. Snape memberikan air matanya yang berupa memori setelah itu mereka pergi menemui teman-teman yang lain dan mendapati berita sedih bahwa Fred, Remus Lupin dan Tonks telah meninggal (hiks hiks, si kembar weasley salah satunya meninggal T..T) dan Harry pun pergi untuk melihat memori Snape di ruangan kepala sekolah, di situ terungkap kisah sebenarnya bahwa selama ini dia setia terhadap Dumbledore dan selalu berusaha membantu Harry. Dia membunuh Dumbledore, karena memang disuruh oleh Dumbledore sendiri. Karena mau bagaimanapun Dumbledore akan mati setelah terkena kutukan saat dia menghancurkan Hocrux (batu kebangkitan). Di situ juga dijelaskan dia sangat mencintai Ibunya Harry yaitu Lily. Sedih banget waktu tahu ini, Prof. Snape banyak membantu Harry. Dan Harry juga tahu bahwa dia adalah salah satu Hocrux terakhir, bagaimanapun dia harus mati. Dia pun pergi ke hutan dan menemui Voldemort. Bola Snitch yang diwariskan Dumbledore ternyata terbuka dan isinya adalah batu kebangkitan. Di sana Harry melihat orang tuanya, Sirius, dan Lupin. Setelah itu dia pun memberanikan diri menemui Voldemort, pada saat itu juga Harry langsung dibunuh oleh Voldemort. Tetapi ternyata yang terbunuh hanyalah bagian Voldemort yang ada di diri Harry (hocruxnya) dan Harry pun bertemu Dumbledore di suatu tempat dalam alam bawah sadarnya, dan mengatakan bahwa Harry punya pilihan untuk hidup atau tidak. Harry pun memilih hidup kembali, Narcissia (ibu Draco) diperintahkan Voldemort untuk mengecek keadaan Harry apakah dia sudah mati atau belum. Ibu Draco tau bahwa Harry masih hidup, tapi dia malah mengatakan bahwa Harry sudah meninggal. Hagrid pun diperintahkan Voldemort untuk membawa mayat Harry ke Hogwarts, disana merekapun mulai bertempur lagi, setelah Harry secara tiba-tiba bangun dan mulai menyerang Voldemort. Sebenarnya kalau sesuai novel, Hermione, Ginny dan Luna kan yang melawan Bellatrix. Tetapi di film gue liat Ginny doang, waktu dia hampir terkena mantra, Molly (ibunya) menolong dan membunuh Bellatrix. Di sini juga gak ada cerita Molly diserang Voldemort gara-gara membunuh pengikutnya yang paling setia itu. Harry berduel dengan Voldemort dan di saat bersamaan Ron serta Hermione berusaha membunuh Nagini. Tetapi Neville bangun dari pingsannnya dan membunuh nagini setelah itu. Sekarang, bagian jiwa Voldemort telah hilang semua. Di saat mereka berduel, tongkat yang dipegang oleh Voldemort mengenai dirinya sendiri. Karena tongkat itu tidak mungkin menyerang tuannya sendiri yaitu Harry. Voldemort salah kira, dia pikir tongkat itu milik Severus snape karena Snape-lah yang membunuh Dumbledore. Padahal sebenarnya, tongkat itu adalah milik Draco malfoy dan Draco dikalahkan oleh Harry setelah berperang di rumahnya (part 1). Walaupun Draco dan Harry belum pernah memegang tongkat itu, tapi tongkat itu tahu siapa tuan selanjutnya. Voldemort pun mati dan tongkat itu pun beralih ke Harry. Yang bedanya, sesuai novel tongkat itu dikembalikan oleh Harry ke makam Dumbledore setelah dia pakai buat memperbaiki tongkatnya yang patah. Tapi, di pilem Tongkat itu malahan dipatah (dibagi dua) dan langsung dibuang ke jurang (pokoknya jauh di dasar deh) sama Harry. Di akhir cerita, dikisahkan sembilan belas tahun kemudian,Harry menikah dengan Ginny dan memiliki tiga orang anak. Anak Harry yang ke-dua bernama Albus Severus Potter cakep banget! beneran deh imut, kek Harry dulu juga yang masih lucu-lucunya. Selain itu, Ron menikah dengan Hermione dan memiliki dua orang anak. Mereka bertemu di Stasiun King’s Cross, di sana juga ada Draco beserta istri dan anaknya. Kalau nontonnya tanpa baca epilog lanjutannya pasti pada mikir kalau Neville nikah sama Luna. Tapi ternyata enggak, padahal gue setuju banget kalau ke-duanya sama-sama, kalau Luna nikah sama Neville kan lucu hehe…(ada beberapa hal yang bikin gue sedikit kecewa, kurang greget aja gitu. Mungkin, karena gue sudah tahu ceritanya kali ya. Selain itu, kenapa Oliver Wood mukanye kaga keliatan? masa suaranya doang yang ke-dengeran bilang "Come On". Itu juga beberapa detik doang, dan yang terakhir cepeeeet bangeeeeeeeet..!! hmm, beneran ya gue pengen nonton lagi jadinya. Untuk 3D nyusul ye ,insyaallah xP. Btw, ini kenapa jadi detail banget yah?)

Tapi, pokoknya gue seneng banget akhirnya selesai juga walaupun sedih juga sudah kagak ada lagi kisah sihir yang dari kecil sampai sekarang yang bisa ditunggu-tunggu lagi. Huuh, pokoknya mau bagaimana pun, Harry Potter will Always in my Heart. Harry Potter benar-benar cerita anak-anak yang beranjak dewasa paling keren deh, semoga masih ada kisah seperti ini buat generasi berikutnya Aminn, Byeeeee all..
sedih deh, liatnya T..T ,Emma sampe nangis

love Harpot
Maap ya, kalau ada kesalahan dalam penulisan. Kan aye cuman manusia biasa.. 
Salam sihir, Disapparate. 
thanks for reading


 sumber : gambar search google.

You Might Also Like

8 komentar

  1. kita sama sama penggemar HP , hihi :3
    tapi aku belom sempet nonton yg terakhir nih x(

    ReplyDelete
  2. aa sama banget! tau gak, gara2 harpot gue jadi suka nulis, kayaknya bakal nangis kejer begitu nonton #lebay
    salam kenal :D

    ReplyDelete
  3. udah nonton semua kcuali yg part 2 ini, hiks... gpp deh, mending saya nonton dipidinya aja, di tempat saya bukan 21 sih, jadi males deh, apalagi kluarnya pasti brg dipidi bajakannya, mending beli bajakan aja.. hohoho (jgn ditiru)

    ReplyDelete
  4. aaaaaa aku juga HPF, fanatik banget sampe sering bikin fanfic ttg Harry. Fanfic terlalu berkhayal dan banyak imajinasinya sih, tp ga apa deh utk mengobati kangen aku ke Harry Potter. hahaha
    sayangnya Harry Potter and the Deathly Hallows part 2 aku belom nontooon, bioskopnya lg di renovasi T__T pdhl aku udh nunggu2 bgt. gatau deh kpn bioskop selesai direnovasi. mungkin keduluan tayang di HBO kali yaa :(

    ReplyDelete
  5. whuaaaah.. lengkap!!! komplit postingnya.penggemar HP banget ya. aku juga suka sama Harpot. makin nggak sabar nonton bagian terakhir (belum nonton soalnya)..
    overall.. nice post!!! ^^

    ReplyDelete
  6. @Aulia : ayo buruan nonton, seruuu deh pokoknya :)
    @Ratri : oh ya? good luck u/ tulisannya. salam kenal juga :)
    @pipit: wah sayang banget ya.. semoga dvdnya cepat keluar ya. :)
    @dika: hmm, diHBO bakalan lama deh, yang part.1 aja belom ada sekarang..jadi, sabar aja ya :)
    @Chilfia : iya, suka banget sama Harpot. oke, thanks ya.:)

    (for all, thanks sudah comment ya.. :) )

    ReplyDelete
  7. wew,, lengkap kayaknya nih. all about HP,, btw lama gak posting neng..?? :)

    ReplyDelete
  8. @kurtnia: iya, lagi sibuk. Tapi,itu sudah ada postingan baru. thanks sudah comment ya :)

    ReplyDelete

Komentarlah dengan bijak :)